Kacamata Kehidupan

Melihat realitas dengan cara yang berbeda

SMA Atau SMK, Mana yang Lebih Bagus?

05 June 2013 - dalam Analisis Komparatif Oleh fattah-fisip11

Salah satu pilihan berat seorang siswa atau orang tua siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya atau anaknya ke jenjang lebih tinggi dari sekolah menengah pertama (SMP), ialah ketika mereka harus memutuskan mana sekolah yang akan dipilihnya. SMA atau SMK?. Ya, pertanyaan itu sering sekali diajukan oleh para siswa dan orang tua siswa lantaran kebingungan, mana yang lebih baik dan lebih menjanjikan kehidupan dan penghidupan yang layak dan memadahi di kemudian hari. Kenyataannya, sebagus apapun pilihan kita tetap seja tak ada yang memberikan kepastian yang absolut di dunia ini.

SMK dan SMK sering di banding-bandingkan dari segi kualitas lulusannya yang juga merupakan salah satu indikator bagus tidaknya kadang muncul sebuah persaingan terselubung antara kedua institusi yang berdiri atas nama lembaga pendidikan ini. Ya, persaingan itu sangat terlihat mencolok terutama ketika saat saat tertentu, yaitu pada saat pendaftaran dan penerimaan siswa baru. Berbagai bentuk promosi dikerahkan demi mendapatkan banyak peserta didik, persaingan yang ada akan terlihat ketika mereka memulai untuk menjelaskan bagaimana prospek institusi yang dikelolanya, bagaimana kualitas lulusan dan masa depan lulusan. SMK yang notabanenya mempersiapkan tenaga-tenaga kerja ahli yang siap dipasarkan selalu giat dan gencar membandingkan bagaimana lulusannya bisa menitih karir dan sukses di dunia kerja yang digelutinya, berbeda dengan lulusan SMA yang jadi mahasiswa pun belum tentu, belum lagi banyak sekali orang dengan pendidikan yang tinggi menganggur di luar sana. Di sisi lain, SMA yang notabanenya mencetak dan mempersiapkan peserta didik untuk mendapatkan banyak kompetensi di bidang akademis selalu membanggakan lulusannya yang aktif dan menjadi mahasiswa dengan prestasi yang membanggakan di beberapa universitas favorit, tapi juga mencela mereka yang hanya bekerja sebagai buruh di perusahaan-perusahaan yang tersebar di Indonesia, sementara jabatan lain hanya dikhususkan untuk mereka yang mempunyai kompetensi yang lebih matang di bidang akademis dengan adanya legitimasi berupa Ijazah kuliah.

Pertanyaannya mana yang lebih baik?, SMA atau SMK?, itulah pertanyaan konyol yang sering diajukan oleh banyak orang. Sama halya dengan pertanyaan “mana yang lebih baik?, makan nasi atau gandum?”. Pada intinya, semua tergantung dari apa yang memang benar-benar kita butuhkan saat ini. Tak masalah mana yang lebih baik, semua punya keunggulannya masing-masing. Tak usah saling menghujat dan tak perlu memperdulikan bagaimana kemudian orang-orang membanding-bandingkan pilihan yang baik menurut kita dengan pilihan yang baik menurut orang lain.

Ya, pada dasarnya memang kedua-duanya adalah baik, karena kedua-duanya mempersiapkan individu untuk menghadapi dan menyongsong dunianya. Tak peduli apakah nantinya individu itu gagal, ataupun berhasil, itu persoalan lain, karena kebanyakan dari apa yang bisa kita lihat adalah dari manapun asal seseorang, bagaimana dia dibesarkan, serta apa tujuan hidupnya, asal orang tersebut mau berusaha dan bekerja keras, pastilah akan sukses dalam kehidupannya.

Jadi, SMA dan SMK sama saja, tergantung bagaimana kebutuhan dan tujuan hidup kita. Ingin menekuni satu bidang spesialisasi kerja?, pilih SMK!, ingin aktif dan bergelut dalam dunia akademis?, pilih SMA. Tapi pilihan tersebut tak akan menjanjikan kesuksesan kita nanti. Usaha kita lah yang menentukan.



Read More | Respon : 1 komentar

1 Komentar

febry haldiansyah

pada : 07 June 2014


"saya lebih memilih SMK
saya lebih suka bekerja keras"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :